Pilih jumlah dan jangka waktu pinjaman

Rupiah
Bulan
Metode transfer

Apply untuk peminjaman
Dapatkan kartu atm chip dari BRI khusus nasabah baru 2021
Gaji Dari 3 juta/ bulan
Rate Bunga Suku bunga 2% / bulan
Pemohon min umur 21 tahun
Promo pembuatan kartu atm bca dengan chip terbaru 2021
Gaji Gaji minimum Rp 3 juta / bulan
Rate Bunga Suku bunga dari 3 - 5% / bulan
Batas usia pemohon dari 21 tahun
Semakin mudah dan praktis hanya dengan kartu atm mandiri chip 2021
Gaji Minimal pendapatan 3 juta/ bln
Rate Bunga 2.95 % per bulan
Berusia dari 21 tahun
Promo kartu atm dengan chip dan non chip terbaru 2021
Gaji Minimal pendapatan 2 jt/ bulan
Rate Bunga 2% per bulan
Minimal usia 21 tahun
Ajukan sekarang juga kartu atm mandiri dengan limit 2021
Gaji Gaji minimal 2 juta/ bulan
Rate Bunga 1, 79%/ bulan
Berusia minimal 21 tahun - 55 tahun
Pengajuan kartu kredit BNI dengan proses cepat dan mudah 2021
Gaji Minimmal 2 juta / bulan
Rate Bunga Mulai dari 2% per bulan
Batas usia pemohon dari 21 tahun
Dapatkan kartu kredit bca xpresi untuk simpan uang tanpa buku tabungan 2021
Gaji 2, 5 juta / bulan
Rate Bunga Mulai dari 2%
Minimal usia 21 tahun
Promo pembuatan kartu atm bri langsung acc 2021
Gaji Gaji min Rp 3 juta
Rate Bunga 0, 5% / hari
Umur min 21 tahun

Kartu ATM

Saat ini, kartu ATM menjadi salah satu alat pembayaran yang kerap digunakan. Dengan menggunakan kartu ATM, Anda akan semakin dipermudah dalam berbagai transaksi perbankan. Misalnya, Anda tidak perlu datang ke bank untuk mengecek saldo atau melakukan transfer. Semuanya sangat mudah dilakukan dengan mendatangi mesin ATM terdekat. Tak hanya itu, Anda juga bisa melakukan penarikan uang tunai cukup dengan memasukkan kartu ATM tersebut ke dalam mesin ATM. Cara membuat kartu ATM yang sangat mudah juga membuat semakin banyak orang yang mendaftar menjadi nasabah di tahun 2021. Masing-masing bank tentunya memiliki syarat pengajuan untuk kartu ATM yang berbeda-beda. Syarat dokumen yang harus Anda bawa juga bergantung pada jenis kartu yang ingin dimiliki. Simak ulasan lebih lengkap mengenai kartu sakti ini berikut.

Perbedaan antara Kartu ATM Debit dan Kartu Kredit

Sebelum Anda membuat kartu ATM, tentunya perlu untuk mengetahui jenis kartu yang tersedia. Kartu ATM terbagi menjadi 2 jenis, yaitu kartu debit dan kartu kredit. Walaupun diproduksi oleh bank yang sama, ternyata kedua jenis ini memiliki fungsi serta kelebihan dan kekurangan yang berbeda. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai perbedaan kartu debit dan kredit yang menarik untuk diketahui.

  • Fungsi

Dari segi fungsi, kartu debit memiliki kegunaan untuk mempermudah Anda dalam mengecek saldo yang tersimpan di dalam rekening. Selain itu, kartu debit juga yang digunakan di mesin ATM untuk menarik uang tunai dari rekening. Sedangkan, kartu kredit digunakan untuk merekam semua transaksi yang Anda lakukan selama sebulan penuh. Di akhir bulan, Anda akan diwajibkan untuk membayar tagihan dari semua transaksi yang sudah dilakukan.

  • Sumber Dana

Anda bisa melakukan transaksi apapun dengan menggunakan kedua jenis kartu ATM ini. Untuk kartu debit, transaksi hanya bisa dilakukan jika jumlah nominal produk yang dibeli tidak melebihi saldo yang tersimpan di dalam rekening. Setelah melakukan transaksi, secara otomatis saldo Anda akan terpotong sesuai dengan nominal pembelian tersebut. Sedangkan, kartu kredit tidak terhubung dengan saldo rekening. Tiap kartu kredit memiliki limit yang sudah ditentukan oleh bank. Jika Anda berbelanja dengan jumlah yang melebihi limit, maka akan dikenakan biaya denda overlimit.

  • Biaya Tagihan

Anda tidak akan dikenakan biaya bulanan jika menggunakan kartu debit. Karena, sumber dari pengeluaran berasal dari rekening tabungan sendiri. Berbeda dengan kartu kredit dimana Anda wajib membayar tagihan dari transaksi yang sudah dilakukan selama sebulan penuh. Pembayaran bisa dilakukan baik secara full maupun dengan menggunakan sistem cicilan.

Perbedaan Kartu ATM Chip dan Magnetic

Saat ini, hampir semua bank menerbitkan kartu ATM berbasis chip. Namun, tak jarang Anda masih memiliki jenis kartu ATM magnetic stripe. Walaupun sekilas terlihat sepele, namun ternyata keduanya memiliki perbedaan yang cukup vital. Kartu ATM yang berbentuk chip biasanya ditandai dengan adanya chip yang tersematkan pada badan kartu. Sebaliknya, kartu magnetic stripe memiliki ciri-ciri pita hitam memanjang yang ada di bagian belakang kartu. 

Dari segi keamanan, kartu ATM chip sudah pasti lebih terjamin. Seluruh informasi yang tersimpan di dalam kartu ATM ini sudah terenskripsi sehingga lebih sulit dibobol oleh pihak yang ingin melakukan skimming. Sedangkan, kartu ATM magnetic stripe menyimpan semua data mengenai rekening dan riwayat transaksi Anda di dalam pita hitam tersebut. Data-data tersebut dapat dengan mudah dibaca dan diduplikasi oleh pelaku skimming. Sehingga, rekening Anda akan jauh lebih mudah diretas. Itulah mengapa Anda sebaiknya segera mengganti kartu ATM magnetic ke kartu ATM chip di bank sekarang juga.

Apa yang Dilakukan Saat ATM Tertelan?

Bagi Anda yang sudah memiliki kartu ATM bisa melakukan berbagai transaksi lewat mesin ATM. Namun, ada kalanya mesin tersebut mengalami gangguan. Sehingga, hal tersebut mengakibatkan kartu ATM ketelen. Berikut adalah hal yang bisa dilakukan saat kartu ATM tertelan:

  1. Jangan panik, dan segera hubungi Call Center bank untuk melakukan pemblokiran kartu ATM. Hal ini untuk mencegah penyalahgunaan kartu ATM Anda
  2. Selanjutnya, datang ke kantor cabang bank pada hari dan jam kerja dengan membawa dokumen yang dibutuhkan. Dokumen tersebut adalah kartu ATM dan buku tabungan. Jangan lupa untuk membawa sejumlah uang untuk pembuatan kartu ATM yang baru
  3. Sampaikan maksud Anda kepada petugas bank bahwa Anda ingin mengurus kartu ATM yang tertelan. Petugas akan mengarahkan Anda kepada CS yang bertugas dengan mengambil nomor antrian
  4. Ikuti semua prosedur sesuai dengan arahan petugas CS
  5. Petugas akan membuatkan kartu ATM baru yang terhubung dengan rekening Anda. Anda pun bisa mengakses rekening tersebut seperti biasa.