3 Jenis Traffic yang Wajib Kamu Ketahui – Introduction to Traffic Generation

Editor’s Note: Hi, Saya Ubaidillah Mughni, passionate and digital marketing enthusiast. Apabila kamu ingin mengetahui saya lebih lanjut, check this out about me. Pada artikel kali ini kita akan mengetahui 3 jenis traffic generation untuk website/toko online. Dengan memahami hal ini, pada akhirnya diharapkan kita mampu memaksimalkan setiap karakteristik masing-masing jenisnya.

3 Jenis Traffic yang Wajib Kamu Ketahui - Introduction to Traffic Generation

Sedikit merekap video yang sudah kita bahas di banyak series mulai dari #digitalks #kopimeeting #tanyaubay dan #passionprofit, topiknya beragam juga ya, dropship, halal haram, PT/CV, facebook agency, maklon or titip merek, food vloging, agent property, jasa cetak foto design, toko online fashion dan topik-topik lainnya.

Nah, berhubung kita udah belajarin juga tentang framework digital marketing, kalau akan selalu tentang bisnis model dan traffic generation.

Materi ini gw coba sarikan dari berbagai pemahaman gw selama ini sih. Uniknya gw dapat konsep simplifikasi ini secara bertahap.

perlu diketahui, Traffic generation adalah sebuah cara-cara atau metode yang fungsinya adalah mendatangkan traffic atau pengunjung ke halaman penawaran kita (bisa website, facebook page, instagram page, dsb). Nah, secara garis besar sebenarnya ada banyak juga sih teori or definisi expert tentang kategorisasi traffic generation ini.

Tapi ada satu yang menarik menurut gw yaitu definisinya Russel Brunson di bukunya The Dotcom Secrets.

Disana ia state kalau traffic itu kebagi jadi tiga:

1. Traffic You Control
2. Traffic You Cannot Control
3. Traffic You Own

Apa sih definisi perbagiannya? terus apa aja kelebihan dan kekurangannya? yuk kita bahas di bawah ini.


Sebelumnya, tonton video berikut ini dulu yuk; an introduction to traffic generation

10 minutes video


3 Jenis Traffic yang Wajib Kamu Ketahui

Menurut Russel Brunson, 3 jenis traffic yang datang ke bisnis Anda berdasarkan sumbernya:

1. Traffic yang Tidak Bisa Kamu Kontrol

Traffic jenis pertama ini biasa disebut juga sebagai “FREE TRAFFIC” alias pengunjung gratisan, karakteristik tipe traffic generation ini adalah kamu bisa kedatangan pengunjung dan tanpa melakukan apa-apa, maka traffic bisa langsung saja datang.

Kalau saja anda membutuhkan 1 sales, maka anda membutuhkan 100 pengunjung tertarget (dengan konversi 1%), dengan jenis traffic yang pertama ini, Anda harus melakukan kaidah-kaidah yang berlaku tergantung dari jenisnya, sebagai contoh untuk SEO, kamu harus melakukan riset keyword yang tepat, pembuatan artikel, posting on page dan juga backlink.

beberapa contoh Traffic yang tidak bisa Anda kontrol antara lain:

  • Search Engine (SEO.)
  • Social media (organik.)
  • Liputan press seperti TV, Radio, Majalah, dll.

Yang perlu di catat di sini adalah setiap saluran memiliki “algoritma” yang masing-masing kamu hanya bisa mengetahui kecendrungan-kecendrungannya. Dalam artian, dalam hal SEO, kamu bisa melakukan mapping atau kecendrungan dengan melakukan suatu hal, maka kecendrungannya akan ranking 1.

Kekurangan cara ini adalah, apabila kamu hanya mengandalkan cara ini, sebut saja SEO atau mungkin facebook (versi free strategy) yang terjadi adalah tidak kuatnya fondasi bisnis kamu, karena 2 jenis platform ini berubah-ubah terus algoritma nya.

3 Jenis Traffic yang Wajib Kamu Ketahui

2. Traffic yang Bisa Kamu Kontrol

Inilah sumber traffic yang bisa Anda tentukan apa dan bagaimananya.

Misalnya anda ingin menargetkan kota depok atau mungkin jabodetabek dengan total traffic 100 orang dalam 1 hari, anda bisa melakukannya dengan strategi kedua ini

Traffic yang bisa dikendalikan antara lain:

Google Adwords.
Facebook Ads.
instagram Ads, dsb

Selama Anda bisa membayarnya, maka sumber traffic ini akan terus mendatangkan pengunjung ke toko online Anda.

3. Traffic yang Kamu Miliki

jenis traffic ketiga ini terbebas dari pengaruh algoritma dan juga biaya-biaya seperti traffic ads generation,

Inilah traffic yang benar-benar Anda tahu secara langsung.  Anda tahu siapa yang mengklik, Anda tahu siapa yang membaca, dll.

Dan sejauh ini, traffic ini hanya dimiliki oleh orang yang membangun database email customer mereka.

The Best Scenario

Ketika memulai bisnis cobalah tentukan jenis traffic yang ingin kamu jadikan *bullet point*. Setelah itu, gabungkanlah 3 jenis traffic yang telah disebutkan tadi, manfaatkan semua jenis traffic untuk memaksimalkan potensi bisnis kamu.

(Visited 569 times, 1 visits today)

Leave a Reply